Berbagi Cerita

    • Home
    • P(ar)enting
    • Lifestyle
    • Opini
    • My Illustration
    • About Me
     
    Bentuk ku banyak: Cair, bulat, petak
    Aku penuh warna, begitu menarik perhatian
    Tiga belas jam aku diabaikan
    Tapi amat dicari setelahnya

    Oleh tuanku, aku dibuat dalam berbagai proses
    Dari munculnya garis putih hingga ditutup garis oranye keunguan
    Kelompok ku ternyata punya berbagai kasta
    Dari yang teratas hingga yang terbawah

    Padahal proses pembuatan kami sama
    Sungguh tidak adil rasanya
    Betapa beruntung menjadi kasta teratas
    Berada di meja bundar di ruangan istana

    Terpuruk sekali berada di kasta bawah
    Beralaskan kertas di atas tampah
    Ramai di antara lalu lalang

    Awalnya ku pikir begitu
    Tapi saat aku tiba di istana
    ternyata kami banyak terbuang dan terabaikan
    Tak menimbulkan kebahagiaan
    Hanya simbolisasi keadaan



    Kalau ku pikir-pikir
    Aku yang di atas tampah malah bahagia tak terkira
    Menemani perjalanan, juga dibawa pulang
    Jadi teman berbincang juga bercanda
    Dalam ruangan hangat di atas meja makan

    Ternyata, di antara lalu lalang
    Ada yang bersyukur atas kehadiranku

    Kini aku sadar keberadaanku
    Dalam kasta atas atau bawah
    tak ada bedanya kalau soal bentuk

    Lain kali, Akan aku ingatkan
    Lebih baik tak berkasta atas
    Kalau terbuang sia-sia

    Wahai kasta atas, Ada ide yang lebih baik
    Bagikan saja aku bersama mereka di lalu lalang
    Membuatnya lebih berarti dan lebih bahagia adanya
    Seperti aku yang di atas tampah sungguh sederhana



    Ternyata, ku bisa membuat
    Orang-orang duduk bersama
    Mensyukuri bulan yang datang
    Sekali dalam setahun di kalender hijriyyah


    Baiklah sudah ku putuskan
    Segala kasta harus dihapuskan tak tersisa
    Karenanya timbul Kecemburan
    Dan juga benteng pembatas
    Segala jenisku tidaklah ada yang berbeda sama sekali
    Sekalipun aku dibuat oleh tuan yang berbeda

    Banyak yang kulalui
    Banyak yang kusadari
    Apalah arti aku di sebuah tempat
    Kalau tak ada kehangatan
    Apalah arti aku di meja pertemuan
    Kalau tak ada saling syukur

    Aku
    Cair, bulat, petak
    Aku penuh warna
    Begitu menarik perhatian

    Aku paling banyak di cari
    pada satu bulan di tahun hijriyyah
    Aku tetap ada di bulan lain
    Tapi dengan suasana berbeda

    Kau mungkin bisa menemukanku
    Tapi tidak dengan kebahagiaan disekelilingku

    Aku
    Cair, bulat, petak
    Aku penuh warna
    Begitu menarik perhatian

    Aku takjil
    Itulah suara hatiku
    Begitu indah patut disyukuri

    #ceritaramadanku
    catatan: tulisan ini ditulis pada Ramadan 1438 H/2018 M


    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About me



    Halo! Saya Weny Ms.
    Seorang Blogger dan Freelancer Illustrator.

    My Social Media

    • twitter
    • instagram

    recent posts

    Blog Archive

    • ▼  2020 (3)
      • ►  July 2020 (1)
      • ▼  May 2020 (1)
        • #Berkahkeempat: Aku Takjil, Ini Suara Hatiku
      • ►  April 2020 (1)
    • ►  2018 (2)
      • ►  May 2018 (2)
    • ►  2017 (2)
      • ►  May 2017 (2)
    • ►  2016 (1)
      • ►  April 2016 (1)
    • ►  2013 (5)
      • ►  August 2013 (1)
      • ►  May 2013 (1)
      • ►  April 2013 (2)
      • ►  March 2013 (1)
    Powered by Blogger.

    Popular Posts

    Twitter instagram

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top