Berbagi Cerita

    • Home
    • P(ar)enting
    • Lifestyle
    • Opini
    • My Illustration
    • About Me


                Dalam kehidupan kita sehari-hari, baik di kantor atau di rumah, kita bisa mengubah hidup orang lain dengan kata-kata sederhana. Kita tak akan pernah bisa membayangkan seberapa besar kata-kata tulus kepada orang yang kita semangati. It works like magic!
                Dan hal itu benar-benar terjadi untuk saya. Terjadi seperti keajaiban dan saya percaya bahwa itu memang jalan yang di tunjukkan Tuhan. Ketika kata-kata sederhana dari orang-orang di sekitar saya secara tidak sadar menginspirasi serta mengubah pola pikir dan kehidupan saya, Mungkin bagi mereka hal itu sederhana tapi bagi saya hal itu merupakan sesuatu yang luar biasa.
                Semuanya berawal dari sini, di salah satu asrama bahasa Inggris di sudut kota Medan. Seorang guru yang sangat menginspirasi unuk saya. Berpenampilan sederhana, selalu rapi, dan sangat disiplin. Kami memanggilnya dengan sebutan Mr. sesekali sebutan Sir. Beliau guru Bahasa Inggris dan mengajar di salah satu SMP di kota Medan dan juga mengajar di asrama bahasa inggris tempat kami tinggal.
                Dahulu ketika pertama kali saya memasuki asrama ini, beliau adalah orang yang paling saya takuti karena Sir pernah menunjukkan tampang seramnya ketika berbicara dengan saya. Lain waktu, ketika Sir itu menghampiri kami atau saya, rasanya ingin sekali saya berlari karena takut tapi saya mencoba bertahan tetap tidak lari walaupun dalam hati saya sudah ketakutan . Lambat laun semua itu berubah, ternyata Sir tidak seseram yang saya bayangkan. Bahkan beliau begitu menginspirasi untuk saya.
                Saat itu dalam sebuah acara kecil-kecilan di asrama, beliau memberikan kata sambutan di acara itu. Sampai sekarang sebuah kalimat dari beliau yang membuat saya selalu mengingatnya. Beliau berkata “Biarpun saya pendek dan jelek begini, tapi begini lah yang diberi Tuhan untuk saya, itu berarti inilah yang terbaik untuk saya”. Kalimat sederhana yang membuat saya tertegun. Itu berati beliau benar-benar mencintai dirinya juga Tuhan. Sejak saat itu, apabila ada orang yang mengejek tentang fisik saya, saya akan membalas dengan mengatakan seperti yang dikatakan oleh Sir kepada saya, saya tidak akan marah, malah membuat saya semakin bersyukur dan semakin mencintai diri saya sendiri.
                 Dalam sebuah latihan drama singkat saat saya dan teman-teman asrama sedang berlatih untuk memainkan drama yang akan diselenggarakan beberapa hari lagi, tiba-tiba Sir datang dan melihat kami latihan, saat itu saya berperan sebagai sutradara sekaligus pembuat naskah, entah mengapa saya lebih nyaman berada di posisi itu dari pada bermain secara langsung. Sir kemudian membuat sebuah Game kecil. Sir mengatakan bahwa kami harus mengikuti permainan singkatnya. Sir menyuruh kami duduk di lantai sambil membentuk lingkaran besar dan memgelilinginya. Kemudian Sir juga mneyuruh kami menutup mata.
    Dengan cepat kami menutup mata. Setelah itu Sir mengatakan bahwa kami hanya perlu mendengarkan suara dan kata-kata beliau serta melakukan apa yang beliau perintahkan. Sebelum memulai permainan Sir mengatakan bahwa kami harus mengabaikan suara apapun yang bukan suara beliau. Beberapa menit berlalu, sepertinya semua benar-benar konsentrasi. Tiba-tiba terdengar suara seseorang sedang menyanyi lagu Ayu Ting-ting yang berjudul alamat palsu. Saya tahu dari nada suaranya sepertinya itu suara teman saya. Tapi saya mencoba mengabaikan. Beberapa detik kemudian terdengar lagi suara orang menyanyi, dan kali ini lagu anak-anak, sepertinya itu suara teman saya yang lainnya. Tiba-tiba terdengar suara perempuan tertawa disambut dengan tawa yang lain. Saya mencoba tetap fokus dan bertahan. Bukankah peraturan awal permainan ini adalah mendengarkan apa pun perkataan Sir? Itu berarti jangan terpengaruh dengan suara yang lain.
    Tiba-tiba seseorang membisikkan kata-kata ke telinga saya. Suara itu mengatakan saya harus menangis. Dan itu suara Sir. Dengan spontan dan entah mengapa saya langsung menangis. Sir seperti menghipnotis saya. Stop. kembali Sir berbisik di telinga saya menandakan saya harus berhenti menangis. Kemudian Sir menyuruh kami semua membuka mata. Saya masih ingat ketika Sir mengatakan hal ini kepada kami semua “Sepertinya hanya Weny yang benar-benar mendengarkan perkataan saya, saya hanya menyuruh kalian focus dan mendengarkan hanya suara saya, tapi kenyataannya ada yang tertawa bahkan tak fokus” Sir memandang kearah kami semua. “Ini adalah salah satu cara untuk melatih para aktor dan aktris, bukankah kalian ingin bermain drama? Ini adalah salah satu cara dasar untuk mengetahui apakah kalian pantas menjadi aktor atau tidak”
    Untuk beberapa saat Sir terdiam. “Weny, apa peranmu dalam drama ini?” tanya Sir. Saya terdiam sejenak “Saya hanya menulis naskah sir, dan saya sebagai sutradara” jawab saya “Kamu mempunyai bakat wen. Imajinasi yang tinggi. Dan kamu harus kembangkan itu. Sudah pernah menulis cerpen atau yang lainnya? Saya rasa kamu harus melakukannya” lanjut Sir. Saya bahkan tidak bisa berkata-kata. Bahkan rasanya ingin menangis. Satu hal yang tidak pernah saya lupakan sampai saat ini bahwa Sir mengakui dunia saya. Saya tidak pernah menginginkan menjadi penulis, saya hanya bingung dengan apa yang harus saya lakukan dengan pikiran saya. Dan Tuhan telah memberikan sebuah jawaban melalui Sir. Ternyata masih ada orang yang mengakui dunia saya. Dunia Imajinasi.
    Beberapa hari setelah itu saya mencoba mengikuti lomba menulis bahkan sampai saat ini. Kata-kata Sir yang sederhana membuat saya berani melangkah, seolah-olah saya benar-benar termotivasi dan ingin membuktikan bahwa apa yang dikatakan Sir pada saya tak akan sia-sia. Dunia Imajinasi, Kalau bisa saya tetap ingin selalu menggambar dan juga menulis. Akan saya lakukan. Setiap orang ditakdirkan oleh Tuhan untuk bisa menggapai hal-hal hebat dalam hidupnya. Semua orang ingin dihargai. Semua orang butuh kata-kata tulus yang memberikan semangat hidup.
    Di asrama kami juga mempunyai banyak agenda, termasuk acara-acara perayaan hari-hari penting seperti hari Ibu. Pada hari itu semua anak-anak asrama di kumpulkan di dalam sebuah kelas untuk merayakan hari Ibu. Menurut saya sebenarnya hari Ibu bukan hanya khusus satu hari saja tetapi setiap hari karena Ibu adalah cahaya kehidupan untuk setiap orang begitu juga dengan Ayah. Sir memang menginspirasi bagi saya, tapi orangtua tetap nomor satu dalam hal inspirasi buat saya, terutama Ibu. Sedangkan Ayah saya sudah meninggal 9 tahun lalu, dan saya sudah terbiasa belajar sendiri tentang kehidupan ini dari orang-orang di sekitar saya dan juga dari Tuhan. Saya belajar dari semua orang, semua orang begitu menginspirasi. Termasuk Bapak Dahlan Iskan, teman-teman terdekat saya, adik-adik saya, setiap orang yang saya temui   Semua yang ingin saya capai hari ini ataupun esok ingin rasanya saya persembahkan untuknya untuk Ibu. Termasuk dengan menjadi guru yang merupakan salah satu cita-cita saya. Menjadi guru yang menginspirasi demi Indonesia seperti Sir.
    Terlalu banyak hal yang saya ingat tentang Sir termasuk dalam acara lainnya di asrama, beliau pernah mengatakan bahwa “Kita harus berani mencoba, kita tak akan pernah tau kemampuan kita kalau kita tidak mencoba, jangan pernah katakan Saya Tidak Bisa. Pasti selamanya kita tidak akan pernah bisa, tapi kita harus mengatakan bahwa Saya Bisa”. Kata-kata itu selalu saya ingat. Sangat sesuai dengan prinsip saya “If You Never Try You Never Know” dan semua yang Sir katakan semakin membuat saya tetap semangat, semangat dan terus semangat.
    Sir juga pernah bercerita kepada kami, dan saya tak pernah lupa. Dahulu sewaktu beliau masih kecil beliau mengikuti les bahasa inggris. Beliau mengatakan bahwa setiap kali ingin pergi les, beliau harus menempuh jarak yang sangat jauh dari rumahnya menuju tempat les menggunakan sepeda serta melewati kebun-kebun pohon karet. Beliau selalu tiba di rumah saat menjelang malam. Dan selama di perjalanan menuju pulang beliau selalu membawa senter sambil mengayuh sepedanya di antara kebun-kebun pohon karet. Betapa besar semangat Sir untuk menempuh pendidikan. Sir mengatakan bahwa apa yang diperjuangkan Sir sewaktu kecil benar-benar terasa manfaat sampai Sir dewasa. Beliau benar-benar belajar dari kesulitan dan perjuangan masa lalunya. Termasuk dalam pelajaran bahasa Inggris. Sir mengatakan “Apa yang kita perjuangkan hari ini akan terasa manfaatnya beberapa tahun ke depan”. Kepemimpinan sejati adalah kemampuan individu dalam menemukan makna dari peristiwa-peristiwa hidup pribadi, dan bahkan belajar dari keadaan yang tersulit sekalipun. Ya. Saya selalu mengingat semua perkataan Sir dan juga segala motivasi beliau kepada saya.
    Sir sudah seperti orangtua bagi kami semua termasuk saya. Ingin sekali rasanya saya mempersembahkan pada beliau sesuatu seperti hadiah sebagai tanda ucapan terima kasih karena sudah memberikan motivasi kepada saya. Hanya saja itu belum terwujud. Tapi saya akan mewujudkannya. Atau paling tidak dari hal terkecil yaitu saya ingin mempersembahkan sebuah prestasi untuknya dan menunjukkan padanya bahwa betapa beliau telah berhasil menginspirasi seorang anak manusia untuk terus lebih maju dan untuk terus menciptakan perubahan. Salah satu cita-cita saya adalah menjadi guru yang menginspirasi. Dan saya telah banyak belajar dari Sir. Mungkin menurut Sir kata-kata yang pernah dikatakan beliau adalah hal yang biasa, tapi untuk saya, kata-kata itu luar biasa dan juga mengubah hidup saya. Ketika saya menjadi guru kelak nantinya, saya ingin seperti Sir, bukan hanya sekedar menjadi guru tapi menjadi guru yang menginspirasi serta memotivasi lebih banyak anak bangsa lagi. Karena bagi saya pendidikan itu sangat penting, dan untuk merubah pola pikir anak bangsa harus lah dimulai dari bangku pendidikan.
    Sukses yang sebenarnya adalah sebuah kehidupan dan pekerjaan yang memberikan kepenuhan diri dan hubungan harmonis dengan sesama, serta membuat perbedaan di dunia yang kita huni ini. Saya akan terus mencoba. Karena saya ingin sukses. Kita harus memiliki courage untuk hidup dengan tujuan tertinggi. Kita harus menjangkau orang-orang disekitar kita yang sebenarnya. Kita harus bisa menyelesaikan tugas dengan lebih baik. “Lebih baik 1x mencoba daripada 1000x mendengar” dan akan saya lakukan.
    Continue Reading
    Newer
    Stories

    About me



    Halo! Saya Weny Ms.
    Seorang Blogger dan Freelancer Illustrator.

    My Social Media

    • twitter
    • instagram

    recent posts

    Blog Archive

    • ►  2020 (3)
      • ►  July 2020 (1)
      • ►  May 2020 (1)
      • ►  April 2020 (1)
    • ►  2018 (2)
      • ►  May 2018 (2)
    • ►  2017 (2)
      • ►  May 2017 (2)
    • ►  2016 (1)
      • ►  April 2016 (1)
    • ▼  2013 (5)
      • ►  August 2013 (1)
      • ►  May 2013 (1)
      • ►  April 2013 (2)
      • ▼  March 2013 (1)
        • kepemimpinan yang mengubah hidupku
    Powered by Blogger.

    Popular Posts

    Twitter instagram

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top